RSS
Facebook
Twitter

Saturday, May 4, 2013

Prinsip Kerja Kompor Listrik (mapel PRTL)


  • Kalau kawat konduktor dialiri arus listrik, maka
  •  di sekelilingnya akan terbentuk
     garis gaya magnet.
  • Jika kawat konduktor itu dibentuk kumparan dan di dekatnya diletakkan materi
    yang dapat menghantarkan listrik (biasanya logam), maka logam tersebut akan
    menerima pengaruh garis gaya magnet lalu di dalam logam tersebut akan mengalir arus eddy
  • Nah, setiap logam biasanya memiliki hambatan listrik, dan arus yang mengalir dalam logam tersebut akan menghasilkan joule heating sebesar P = I^2 × R,
    dimana P adalah daya, I untuk arus, dan R untuk hambatan, daya inilah yang keluar sebagai panas dan proses yang berlangsung dinamai pemanasan lewat induksi.
C.KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN KOMPOR LISTRIK
KEUNGGULAN KOMPOR LISTRIK;
1.mudah di gunakan
2.mudah di simpan
3.tidak bepolusi
4.tidak bisa menimbulkan ledakan/yang lainnya
5.ringan (mudah dibawa-bawa)
6.tidak mudah rusak
7.lebih simple
8.terbuat dari bahan yang ramah lingkungan
9.dilengkapi dangan alat pengtur suhu
10.hemat energi

KEKURANGAN KOMPOR LISTRIK;
1.menggunakan wattage yang cukup besar
2.dapat berakibat fatal jika bagian besi pemanas tersentuh oloh kulit manusia
3.tidak bisa digunakan alat yang berdiameter besar
4.tidak bisa digunakan dengan wajan yang alasnya bundar.








KOMPOR LISTRIK INDUKSI
Kompor induksi adalah kompor listrik yang bekerja dengan prinsip induksi sehingga kompor tidak akan mengeluarkan panas tetapi masakan bisa cepat matang. Kok bisa? Karena kompor induksi ini diatur oleh sebuah chip mikro kontroler yang menggunakan energi listrik. Teknologi ini diadaptasi dari teknologi permanen elektromagnetik dari Jerman.
Cara menggunakannya mudah saja. Cukup dengan menghubungkan kompor listrik ini ke listrik. Meskipun temperaturnya panas, kompor listrik ini tidak akan berasa panas bila di pegang pancinya. Tetapi masakan Anda bisa cepat matang. Aneh bukan?
Rahasianya terdapat pada panel yang terbuat dari bahan keramik. Sehingga bisa melawan suhu panas. Jadi meskipun dipegang dengan tangan tidak akan terasa panas. Kompor listrik ini hanya akan berefek panas pada dasar logam tempat Anda memasak.
Anda juga bisa mengeset sendiri waktu untuk memasak. Serta ada tombol untuk memilih jenis masakan yang akan dibuat. Yaitu milk, geyser, soup, cook, braize, warm, decogtion dan saffy dish. Karena setiap jenis masakan membutuhkan tingkat panas yang berbeda untuk matang dengan sempurna.

kompor tanpa panas
Kompor listrik ini tidak memerlukan perawatan khusus. Mudah dibersikan dan dicuci. Lebih bersih, higienis dan praktis.
Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatnya apabila menggunakan kompor induksi ini. Kompor ini lebih bertenaga dan efisien. Hampir tidak ada energi yang terbuang. Sehingga dengan daya kecil sudah bisa mendidihkan air dengan cepat. Hemat waktu dan tenaga.
Kompor listrik ini tidak menggunakan api dalam pemanasannya, tentu ini merupakan kompor tanpa gas yang aman. Sedangkan resiko terjadi kecelakaan akibat ledakan elpiji yang menyebabkan luka bakar atau kebakaran sangatlah kecil. Selain itu selama proses memasak, kompor ini tidak akan memanaskan udara di sekitarnya. Orang yang sedang memasak tidak akan merasa kepanasan, cocok untuk ruangan ber AC.
Bentuknya simple dan ringan. Sehingga Anda bisa dengan mudah membawa kompor ini kemana saja. Misalnya digunakan untuk berkemah atau liburan. Caranya mudah saja.

Kompor Gas vs Kompor Listrik  

Definisi

Kompor Gas: Ini adalah bentuk konvensional memasak di mana pasokan gas terkompresi (Elpiji) digunakan untuk memberi bahan bakar kompor. Biasanya gas dinyalakan di lubang kompor dengan handel pengatur besar gas, atau sistem otomatis pengapian. Keuntungan terbesar dengan kompor gas adalah kemampuan untuk menyesuaikan intensitas api dengan mengendalikan aliran gas melalui nozel outlet.
Kompor listrik: Sebuah kompor listrik memiliki gulungan logam, sehingga aliran listrik yang melaluinya menyebabkan mereka memanas. Panas ini akan dipindahkan ke panci masak melalui konveksi atau radiasi. Ini adalah prinsip di belakang memasak dalam oven listrik.

Bagaimana dengan Instalasi kompor ?

Kompor listrik mendapat ‘two thumbs up’ karena sangat mudah untuk menginstal-nya. Anda hanya perlu mencari tempat yang nyaman dekat sumber listrik. Di sisi lain, ketika menginstal kompor dengan tabung gas Anda akan baik memerlukan saluran gas atau tabung gas. Ini jauh lebih rumit dan melelahkan daripada plug sederhana dan memasak di kompor listrik.

Kompor Gas vs Kompor Listrik – Tentang Efisiensi


Kedua jenis kompor memiliki pro dan kontra ketika datang ke efisiensi. Meskipun listrik adalah bahan bakar lebih bersih dan lebih murah, memasak makanan lebih cepat dan lebih baik di kompor gas. Di masa lalu, kenaikan harga minyak dan gas telah memberikan peluang besar untuk kompor listrik untuk mengklaim bahwa mereka lebih efisien. Namun disisi lain, kubu kompor gas telah mulai mempromosikan penggunaan teknologi tekan yang membuat penggunaan kompor mereka lebih efisien.

Perbandingan Tentang Biaya

Kompor listrik umumnya lebih murah daripada kompor gas. Namun, perbedaan harga antara kedua dapat sangat bervariasi untuk model yang berbeda. Perbedaan biaya bisa mencapai antara 100 ribu hingga 10 juta rupiah, yang sebagian besar tergantung pada model dan fitur-fiturnya. Permukaan yang lebih besar dan teknologi yang efisien dan baru dapat menciptakan harga yang lebih tinggi.

Kompor Gas vs Kompor Listrik – Soal Kenyamanan

Memasak dengan kompor gas jauh lebih nyaman dan lebih cepat. Mereka mampu mengontrol jumlah panas yang dikirimkan ke panci memasak. Ini adalah keunggulan utama nilai kompor gas atas kompor listrik. Dalam aspek lain, memilih kompor listrik atau gas, akan sangat tergantung pada kebutuhan dan preferensi sang koki. Kompor biasanya dilengkapi dengan pembakar tertutup yang meminimalkan kekacauan jika terjadi tumpahan di kompor tersebut. Satu sisi lain, kompor burner dengan kumparan listrik umumnya memiliki panci infus dilepas, tetapi mereka dapat memerlukan pembersihan yang lebih sering dan bisa menjadi kusam dan kotor dengan makin banyaknya penggunaan.

Kompor Gas vs Kompor Listrik – Keamanan dan Bahaya

Semua orang menggunakan kompor gas harus diingat bahaya gas banyak yang menyertainya. Pastikanlah tidak ada jenis cairan yang mudah terbakar atau adanya kebocoran gas di rumah. Disarankan bahwa setiap pemilik rumah harus memiliki detektor kebakaran dan karbon monoksida.
Kompor listrik berbeda, jauh lebih aman daripada kompor yang memakai gas. Sebagai satu-satunya yang perlu pedulikan si pemakai adalah listrik. Banyak orang yang tidak percaya diri menangani gas, lebih suka pergi untuk kompor listrik. Mereka membenci gagasan menyalakan kompor bahkan dengan sistem pengapian elektronik yang paling aman. Pemilik rumah tersebut mungkin lebih memilih memakai kompor listrik, terlepas dari apa pun kekurangannya ada.
Semua hal ini, yaitu tentang pemilihan kompor gas vs listrik, seperti halnya alat rumah lain, perbandingan dan pengetahuan tentang fitur dapat menguntungkan konsumen ketika memilih kompor. Memilih untuk satu di atas yang lain akan tergantung pada preferensi pengguna dan kebutuhan rumah tangganya.

3 comments:

  • Mini Rage Face Whatever Dude Smiley